Kamis, 12 Agustus 2016
Rutinitas setiap kamis para orang tua beserta anaknya mendatangi Sanggar Inklusi Tunas Bangsa guna berkumpul bersama dengan orang tua ABK(Anak Berkebutuhan Khusus) yang lain. Tepat di tengah ruang Sanggar Inklusi Tunas Bangsa para orang tua sering sharing dan bertanya kepada relawan, terapis juga dengan orang tua ABK yang lain didalam mengasuh anak ABK yang benar.Terapis yang cuma hanya dua orang membuat orang tua harus mengantri agar anaknya di terapi oleh terapis. Para orang tua dibebankan pada biaya terapis karena sanggar inklusi tidak mematok harga untuk setiap terapi , bila dibebankan biaya hanya bersifat sukarela.Para terapis dan relawan juga mengadakan sosialisasi bagaiamana cara merawat anak ABK agar orang tua tidak salah dan juga malah menyakiti anaknya.









0 komentar:
Posting Komentar